Selasa, 04 Desember 2012
Sirsak “ Pembunuh Sel Kanker “
Belakangan ini tanaman sirsak marak diperbincangkan sebagai bahan pengobatan herbal. Yang menarik adalah dikemukakannya khasiat daun sirsak yang mampu membunuh sel kanker. Berikut adalah informasi mengenai manfaat tanaman sirsak, tidak hanya daunnya tetapi bagian tanaman lainnya yang banyak dipakai sebagai pengobatan alternatif.
Bagian tanaman mulai bunga, daun, buah, biji, kulit dan akar dapat dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional. Pada awal 1990-an, ditemukan 34 senyawa Cytotoxic, pada daun sirsak yang mampu menghambat hingga membunuh sel-sel tubuh yang mengalami pertumbuhan tidak normal (sel kanker). Senyawa ini memiliki beberapa keunggulan bila dibandingkan dengan pengobatan kanker saat ini, antara lain : membunuh kanker secara efektif dan aman, tanpa menyebabkan rasa mual dan muntah, kehilangan berat badan maupun kerontokan rambut dalam jumlah besar.
Pada daun sirsak diketahui mengandung zat annonaceous acetogenins yang mampu 10.000 kali lebih kuat membunuh sel-sel kanker daripada zat adriamycin, yang biasa dipakai dalam pengobatan kemoterapi. Zat acetogenins dapat membunuh aneka jenis kanker seperti kanker usus, prostat, paru-paru, payudara dan pankreas tanpa merusak atau mengganggu sel-sel tubuh yang sehat. Hal ini telah diteliti di Laboratorium Health Sciences Institute, Amerika Serikat di bawah pengawasan the National Cancer Institute, Amerika Serikat.
MANFAAT TANAMAN SIRSAK
Daun
• Rebusannya di pakai sebagai tonik (Amazon, Amerika Selatan)
• Penduduk lokal memanfaatkannya untuk mengobati demam (Kalimantan)
• Sering dipakai untuk mengobati cacingan pada anak-anak (Guatemala)
• Untuk mengobati asma (Guam)
• Dimanfaatkan untuk mengatasi hipertensi (Serawak, Malaysia)
• Dipakai mengobati penyakit lever (Madgascar)
• Rebusan airnya dipercaya dapat mengobati malaria (Togo)
• Dipakai sebagai pestisida nabati pada pertanian organik. Daun sirsak mengandung bahan aktif annonain dan resin. Pestisida nabati daun sirsak efektif untuk mengendalikan hama trip.
Cara membuat :
• Tumbuk halus 50-100 lembar daun sirsak
• Rendam dalam 5 liter air ditambah 15 gram detergen, aduk sampai rata, dan diamkan semalam
• Saring larutan tersebut dengan kain halus
• Encerkan tiap 1 liter larutan hasil penyaringan dengan 10-15 liter air
• Semprotkan larutan hasil saringan ke tanaman yang terserang hama.
Bunga
• Mengobati penyakit saluran pernapasan (bronchitis) (Brasil)
• Kombinasi bunga dengan daun serta akar dapat menyembuhkan sakit dada
Buah
• Rasanya manis, agak asam sehingga sering dipakai sebagai bahan jus buah
• Baunya menjadi salah satu aroma pada industri es krim
• Kaya serat, jumlahnya mencapai 3,3 g/100 g. Konsumsi 100 g daging buah dapat memenuhi 13 % kebutuhan serat pangan per hari
• Dapat mengobati batu empedu, antisembelit, asam urat, dan meningkatkan selera makan
• Untuk mengobati demam (Haiti)
• Untuk mengobati kencing manis (Peru)
Biji
• Dipakai dalam kosmetik sebagai astringent atau toner untuk membersihkan permukaan kulit yan kotor (Brasil)
• Dipakai untuk mengatasi masuk angin (Amazon, Amerika Selatan)
• Dipakai untuk pestisida nabati (Peru dan Indonesia)
Cara membuat :
• Tumbuk halus 50 – 100 biji sirsak
• Rendam dalam 5 liter air ditambah 15 gram detergen, aduk sampai rata, dan diamkan Selama 24 jam
• Saring larutan tersebut dengan kain halus
• Encerkan tiap 1 liter larutan hasil penyaringan dengan 10-15 liter air
• Semprotkan larutan hasil saringan ke tanaman yang terserang hama.
Kulit Batang
• Kulit batang mengandung senyawa tannin, fitosterol, Caoksalat, murisine, dan alkaloid. Alkaloid itu bila disuntikkan pada katak akan menyebabkan penyakit tetanus
• Mengkonsumsi rebusan kulit batang diyakini memperbaiki kerja jantung (Haiti)
• Untuk mengobati asma dan hipertensi (Jamaika)
• Kulit batang bersama akarnya telah dipakai untuk mengobati penyakit kencing manis (Peru)
Akar
• Dipakai sebagai bahan obat nyamuk (Brasil)
• Dimanfaatkan sebagai obat penenang (Peru)
Cara Pengolahan :
Pada pengobatan kanker, daun sirsak (10 – 15 lembar) direbus dengan 3 gelas air (600 cc) hingga tersisa 1 gelas air rebusan. Pada saat merebus sebaiknya menggunakan kendi atau panci yang terbuat dari tanah liat agar kemurnian zat yang ada pada daun sirsak tetap terjaga. Air rebusan diminum selagi hangat setiap hari,pagi atau sore hari selama 3 – 4 minggu. Perlu diperhatikan pengambilan daun sirsak sebaiknya dimulai dari daun ke-4 atau ke-5 dari ujung pucuk. Hal ini dikarenakan pada daun yang terlalu muda, senyawa belum banyak terbentuk. Sementara pada daun yang tua sudah mulai rusak sehingga kadarnya berkurang.
Buah sirsak yang matang selain rasanya yang manis-segar ternyata juga menyehatkan. Mengkonsumsi 100 g daging buah dapat memenuhi 13 % kebutuhan serat pangan per hari. Kandungan vitamin C buah sirsak yang tinggi merupakan antioksidan yang baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan memperlambat proses penuaan. Manfaat lainnya dapat mengobati batu empedu, antisembelit, asam urat, dan meningkatkan selera makan. Di berbagai negara seperti di Peru, buah digunakan untuk mengobati kencing manis, di Haiti untuk mengobati demam.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar